Ahmadiah di”Sesat”kan..???

April 30, 2008

Salam,…..

Baru-baru ini kita dihebohkan tentang “sesat”nya Ahmadiah. MUI memfatwakan bahwa aliran Ahmadiah ’sesat’.

Akhirnya polemik pun berkepanjangan, dan terjadi kekerasan. Pemerintah yang berusaha menjadi penengah tak kunjung memberi solusi.

Orang-orang yang ‘merasa suci’ pun akhirnya memanfaatkan momen ini untuk menjadi ‘Pahlawan’. Alih-alih memberi jalan keluar, tapi justru menebar provokasi dan teror terhadap pengikut Ahmadiah. Bahkan pemerintah juga ikut mereka hujat habis-habisan.

Dari peristiwa tersebut dapat kita ambil hikmah yang lebih mendalam, sambil kita tanya pada hati nurani dan logika kita. Sebenarnya siapakah yang sesungguhnya ’sesat’?

Sebagai seorang yang berusaha menjadi muslim yang benar (sekarang dalam pencarian), saya sangat prihatin dengan keadaan umat islam di negri ini. Seorang yang dianggap ulama dengan mudahnya menjadi provokator untuk menghancurkan sesamanya. MUI yang notabene menjadi panutan mestinya menjadi teladan dalam sikap maupun ucapan bagi umat islam secara keseluruhan. Atau jangan jangan benar kata ‘Gus Dur’ kalo MUI itu gak ada ulamanya? Seorang ulama mestinya sebagai ‘warasatul ambia’, dan setiap ucapan dan tindakannya selalu mencontoh Nabi Muhammad saw. Sungguh Rasulullah tak pernah mengajarkan kepada pengikutnya untuk berbuat brutal, kasar, dan provokatif. Peperangan hanya boleh dilakukan kalau kita dizalimi, itupun mestinya menjadi opsi terakhir kalo jalan lain tak bisa diambil.

Kembali pada kasus Ahmadiah, seharusnya kita bisa menahan diri denagan pertimbangan :

  1. Seandainya Ahmadiah benar-benar sesat, apa ruginya bagi kita yang tidak ikut aliran mereka?
  2. Kalaupun Sesat dan ingin mengingatkan, bukankah ada jalan dialog yang kondusif dan solutif.
  3. Apakah kita yakin ‘pemahaman’ keberagamaan kita memang yang paling benar, dan dibenarkan menghakimi orang lain?
  4. Apa tidak ada pekerjaan lain yang lebih bermanfaat bagi umat islam selain menebar kekerasan?
  5. Atau jangan-jangan kita sendiri yang ’sesat’ karena tidak mengikuti teladan Nabi kita yang santun, lemah lembut, penyayang, cinta damai, memikirkan umatnya dan sangat bagus akhlaknya.
  6. Atau kita sudah terpengaruh mu’awiyah dan anaknya yazid yang mengaku khalifah tapi membantai keluarga Nabi saw.

Coba kita tanya pada hati kita yang paling dalam, siapa sebenarnya yang sesat dan menyesatkan……?????

Wssalam….

2

Entry Filed under: Uncategorized. .

8 Comments Add your own

  • 1. doelsoehono  |  Mei 1, 2008 at 1:17 am

    yang sesat itu menurut saya Orang yang sudah tidak mengaku adanya sang pencipta ……..

    dan yang menyesatkan bisikan saeton …..
    ataupun orang yang selalu ingin tahu dan setelah tahu dia akan menjauhinya ……

    salam kenal …….Boyolali

    Balas
  • 2. Rayyan Sugangga  |  Mei 4, 2008 at 1:36 pm

    Setuju Mas Pur. Sedih banget ini, sesama muslim kok tidak akur ya. Masjid dihancurkan. Bukannya Islam itu agama yang penuh cinta kasih, damai dan penuh dengan nilai-nilai akhlak.

    Balas
  • 3. eyik  |  Mei 9, 2008 at 3:33 am

    jangan terlalu banyak komentar, saling salah menyalahkan dan jadi ikut membingungkan umat, liatin aja jangan banyak komentar dan kalau mau ikut memecahkan masalah langsung terjun aja dan mencari jalan penyelesaiannya. terimakasih.

    Balas
  • 4. umar syarif  |  Juni 11, 2008 at 5:02 pm

    ahmadiah memang pantas dan harus dibubarkan.karena dia sudah sangat membuat buruk citra islam di dunia internasional coba anda baca sejarah mirza ghulam ahmad,anda pasti akan sangat tercengang membacanya.kalo mau buat agama sendiri silahkan,tapi jangan pake bawa2 nama islam,karena dari jaman nabi Muhammad SAW diangkat sebagai nabi dan Rosul sampai dengan akhir zaman nanti islam tetap Laa Nabiya ba’da.jadi pak pur,sebagai umat islam yang berusaha menjadi seorang muslim yang baik,anda harus tau bahwa apa yang dilakukan oleh golongan ahmadiah adalah pelecehan terhadap islam.

    Balas
  • 5. Iwan Purnama  |  Juni 20, 2008 at 8:55 am

    Iwan Purnama, 20 Jun 2008

    Saya orang islam yang awam, jadi bingung lihat AKKBB + Ahmadiah merasa paling UUD dan Panca Sila VS Orang Islam umum. Tapi kalo kita lihat Pasal 29 ayat (2) UUD-1945 / amandemen (yang merupakan SUMBER HUKUM UTAMA NKRI tertulis : NEGARA MENJAMIN kemerdekaan tiap tiap penduduknya utk memeluk agamanya masing masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepoercayaannya.
    berarti :
    a. Negara harus MENJAMIN AGAMA yang RESMI yang diakui di NKRI (Islam, Kristen, Budha, Hindu). Menjamin di sini berarti MENJAGA KEAUTENTIKAN / KEASLIAN dasar hukumnya yang ada (bila Islam : Al Quran dan Hadits). dan Menjamin = membolehkan pemeluknya melakukan perintah agama sesuai sariatnya dan melindungi dari gangguan orang lain atau gangguan [...DISENSOR...] taan / penodaan.
    Negara / Pemerintah UNTUK MEWUJUDKAN peran MENJAMIN maka untuk yang agama Islam dibentuklah MUI (sebagai Badan pengontrol pengamalan ajaran / aturan agama Islam agar bisa berjalan dengan benar sesuai Al Quran dan Hadits supaya terhindar dari penyimpangan ajaran dan [...DISENSOR...] taan / penodaan agama islam) Dalam hal MUI mengeluarkan Fatwa tentang Ahmadiah sudah sesat bahkan menyesatkan adalah sudah benar karena merupakan Badan yang Berhak dan mengerti masalah ajaran agama Islam), Alasan dikeluarkan fatwa tsb adalah Ahmadiah mengakui bahwa setelah nabi Muhammad masih ada nabi lagi (Yaitu Nabi Ahmadiah) dan segala sambutan / fatwanya sudah dianggap sebagai wahyu, hal ini sudah bertentangan dan melecehkan faham prinsip di agama Islam yaitu : Nabi Muhammad merupakan nabi TERAKHIR dan Al Qur an merupakan wahyu tuhan / Alloh terakhir jadi tidak ada lagi titik,
    URUN SIKAP KAMI ORANG AWAM :
    1. Dengan melihat Pasal 29 UUD 1945 sudah jelas siapa sebenarnya yang paling UUD dan Panca Sila, dan siapa yang menyimpang / menyesatkan, TOLONG ANALISA SENDIRI.
    2. Seharusnya pemerintah bisa menyikapi dengan tegas untuk penegakan UUD 1945 khususnya pasal 29 ini, dalam hal ini tidak ada tawar menawar dalam penegakan hukum, apabila menyimpang ada resiko. Ayo Pemerintah berbuat tegas dalam kebijaksanaan yang sudah jelas jangan kalah dalam diplomasi tawar menawar oleh segelintir orang atau yth pakar hukum yang juga merupakan oknum DPP dengan alasan Demokrasilah, atau HAM. Sekarang tinggal pilih UUD dan Panca Sila apa lainnya ???
    3. Salut buata Baper Pakem yang mengeluarkan surat pelarangan Ahmadiah.
    4. kami menyarankan kepada kepada pemerintah untuk penegakan hukum ini jangan sampai terkendala dengan HAM, kita harus yakin bila kita berjalan sesuai aturan yang berlaku juga dilindungi oleh HAM. ok.
    5. Pesan untuk organisasi atau sejenisnya agar menjunjung tinggi peraturan hukum yang ada dan dan jangan sampai mengatur aturan hukum sesuai kepentingan segelintir orang atau apa.
    6. FPI bertindak keras kami memang tidak sependapat, tapi bila dilihat kenyataan bila tidak ada tindakan tsb sikap pemerintah masih mengulu ngulur , jadi bisa dibilang ada baiknya pula FPI dengan sikap tersebut dgn tujuan shock teraphy (apalagi AKKBB menurut ijin tidak boleh berada di Monas, walaupun dengan alasan lain lain untuk ikut memperingati hari kesaktian Panca sila, walaupun mungkin pihak panitianya juga tidak pernah mengundangnya) jadi jadi ada apa dan tujuan apa di sana ????????
    7. Saran buat yth para Tokoh masyarakat agar JANGAN MUDAH MEMBERIKAN PENDAPAT / STEATMENT yang menimbulkan negara jadi ricuh dan menimbulkan adu domba !!!!!!!!
    perlu diketahui Pemerintah (negara) dan rakyat NKRI sudah susah jangandbuat bingung. ayo sama sama berjuang menegakkan hukum utk ketenangan bersama.
    FIFA UUD 1945 FIFA PANCASILA FIFA NKRI, HADANG PERONGRONG KETENTRAMAN NKRI.

    SALAM DAMAI.
    Iwan Purnama
    iwanpurnama@yahoo.co.id
    hp.08113459905

    Balas
  • 6. ipoel  |  September 8, 2008 at 4:08 pm

    ahmadiah harus harus di bubarkan,itunajaraniblis dajalll,mau jadi apa islam ini

    Balas
  • 7. ipoel  |  September 8, 2008 at 4:10 pm

    klo ada yang ngaku2 nabi setelah nabi akhir jaman kita nabiMUHAMAD SAW.GANTUNG aja orang itu.

    Balas
  • 8. ipoel  |  September 8, 2008 at 4:15 pm

    rugi bagi kita juga yang tidak langsung ikut ajaran dia.karna banyak saudara2 kita yang bakal terjebak ke dalam kenistaan,saya tidak mau saudara2 ku sesama peengikut nabi besar kita.MUHAMAD SAW,NANTINYA masuk ke dalam ajaran sesat,itu sudah jelas2 sesat,kita memang punya hak memeluk keyakinqan.tapi untuk memeluk ajaran ahmadiah itu tidak ada di sini.kalo mau di bulan aja.jangan di bumi

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Most Recent Posts